Waspada Penipuan Alfamart

5:36 pm Pertiwi Soraya 19 Comments


Anda mungkin pernah mendengar atau membaca artikel tentang penipuan yang terjadi di sejumlah mini market. Di medan, usaha mini market ini bagai jamur di musim hujan. Hampir setiap 100  meter, kita bisa menemukan minimarket seperti Alfamart, Indomaret, dan teman-temannya di sepanjang jalan lintas.

Beberapa hari lalu saya dan teman saya mengunjungi Alfamart yang berada di
Jl. Hm. Yamin, Sentosa Baru. Kami bermaksud untuk membeli token listrik dan sejumlah makanan ringan. Kami pun berkeliling di area camilan.

Saya bermaksud membeli kacang kulit. Di barisan kacang kulit, ada beberapa merek, diantaranya Kacang Garuda dan Kacang Dua Kelinci. Nah biasanya saya membeli Kacang Dua Kelinci (iklan hehe).

Seperti biasa, jika masuk ke mini market, saya lebih “waspada” dengan harga. Maksud saya waspada adalah jika di mini market harga barang lebih mahal dibandigkan dengan di supermarket. Jadi kalau berbelanja di mini market, saya tak akan ambil jajanan seenaknya. Hehe.

Entah kenapa, terlintas dipikiran saya akan rumor dan artikel yang pernah saya baca tentang penipuan harga yang sering terjadi di mini market.

Pas ketika itu, saya melihat harga kacang kulit Garuda jauh lebih murah dari pada kacang Dua Kelinci. Lalu saya pun melihat berat bersihnya. Ternyata berat bersih keduanya sama. Pada keterangan papan harga, kacang kulit garuda ini didiskon dari Rp. 33.500,- menjadi Rp. 19.900,-.
33.500 disikon jadi 19.900. Harga aslinya jadi 28.800. Penipuan pelanggan ini namanya.





























“Wah, murah,” pikir saya, karena biasanya harga kacang kulit dengan netto 450 gr berkisar tigapuluh ribuan. Saya putuskan untuk mengambil 1 bungkus. Biasanya sih, saya akan langsung saja ke kasir dan membayar tanpa bertanya, apalagi melihat struk pembayarannya.

Kali ini saya anomali.

“Mbak, yang ini harganya berapa ya?”
Mbak kasir pun mengecek komputernya.
“Rp. 28.800,- Mbak”
“Oh, gitu. Yaudah deh Mbak. Nggak jadi.”
Dan sayapun meletakkan kembali snack tersebut.
“Kok haraganya beda ya Mbak sama yang di raknya? “ Celutuk teman saya.
Dan mbak kasirnya pun hanya diam saja. Mengalihkan pandangannya ke komputernya. Tak ada penjelasan. 

Sebenarnya, Alfamart yang di jl, Hm Yamin ini termasuk mini market yang paling sering kami kunjungi untuk sekedar berbelanja dan belanja sekedarnya. Hehe

Namun, terakhir kali kami berkunjung ke tempat itu, kamai mendapati ada yang aneh dengan struk belanja kami. Dan itu adalah untuk pertama kalinya kami memeriksa struk belanjaan kami.

Ada satu kode barang yang kami tak tahu itu barang apa. Kami hanya membeli 5 macam barang. Namun ada 6 barang yang tercatat pada struk. Dan barang tersebut berharga sekitar 16 ribuan. Namun karena sudah sampai rumah, kami pun akhirnya merelakan saja kesalahan itu. Hanya saja kami akan lebih waspada jika berbelanja ke sana lagi. Dan terjadilah hal seperti di atas tadi.

Pantas saja jika terkadang kami merasa, "kok, perasaan mahal kali belanjaannya ya?". Entah berapa kalilah sudah jadi korban penipuan minimarket ini dengan jenis penipuan yang berbeda-beda. Hmm..

Jadi, berhati-hatilah jika berbelanja di mini market. Telitilah harga dan struk belanjaan Anda. Pastikan Anda memastikan jumlah item belanjaan Anda, dan memastikannya sama dengan jumlah item pada struk Anda.

Waspadalah. Waspadalah. Waspadalah. ^_^



You Might Also Like

19 comments:

  1. Alhamdulillah masih aman2 saja di minimarket sekiataran tempat tinggal ku mak, lom pernah ngalami ��

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sukur deh mak...smoga gak ngalami spt dsini๐Ÿ˜€

      Delete
  2. aku dah sering itu mah. kalau beli sedikit mudah ngeceknya kalau beli banyak akhirnya ikhlasin saja. Habis mini market itu yg paling terdekat dari rumah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waa..sepertinya sesekali kita boleh agak2 frontal ya mbak. Pengen juga kejadian skali lagi trus kita kejar jawabannya. Entah itu disengaja sama yg punya atau pegawainya.๐Ÿ˜ˆ

      Delete
  3. Pernah mau beli apa gitu (lupa) nggak jadi karena beda harga. Alhamdulillah blm smpt d bw k kasir. Bnr2 hrs teliti tyt blnj d mini2 itu, ya. Modusnya beragam.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak...emang sbaiknya harus lebih teliti. Dan mungkin perlu ditegur juga biar gak kejadian lagi kali ya๐Ÿ˜†

      Delete
  4. kalo gitu langsung ditanayain aja wi, kok beda mba sama yg dirak, kadang memang ada kesalahan. lagian biar dpt penjelasan dan konsumen berikutnya ga ketipu. Kalo langsung pergi, kan berarti mrk ga sadar kalau konsumen sadar, pebeli berikutnya bisa jadi ketipu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kak windi..kmaren temen wi sih yg tanya tapi mbak kasirnya diam aja. N udah kami pun diam aja. Mungkin lain kali perlu di semprot n ditanya sampai jawab kali ya...biar kapok juga ๐Ÿ˜’

      Delete
  5. Si Aa yang sering belanja pernah juga dapat pengalaman begini, waktu tu beli biskuit gandum roma, di rak hrg 5000 eh di struk 7500, dua hari kemudian belanja lagi, kali ini pake kritis, akhirnya sama si Mbak kasir, hrg biskuit jd 5000, tanpa penjelasan apapun, wekekekek

    Pintar2 dan telitiny pembeli diuji banget dg oknum mini market ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wedee....perlu kayaknya kapan2 buat uji ketelitian utk angkatan baru di organisasi manapun dgn tempat "mini market" ya mak zee. Keren juga tuh. Banyak kejadian soalnya ya๐Ÿ˜

      Delete
  6. iyah di indomaret juga pernah kejadian kayak gini kak, jadi klo belanja banyak ga mau di kedua toko ini lagi. cuma beli pulsa disana, kalo satu item kan susah nipunya hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ahaha...dirimu tipe golongan darah AB ya Iyya? Hehe...
      Pulsa ya....iya pulak๐Ÿ˜Ž

      Delete
  7. namanya manusia, kadang khilaf, kalau mereka jawab mereka pasti mengakui kesalahan temannya, soalnya pernah kerja di supermarket, kalau pun sengaja diletakkan harga untuk tujuang terjual barang, toh itu terindex di pengeluaran, gak ada untungnya ama mereka si pekerja, terkadang itu hanya kesalahan antara store dan pembuat harga. hanya memberikan tanggapan :) jangan pedulikan saya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di grup sebelah jg ada yg menjelaskan hal serupa dgn pengalaman serupa. ( n yg brsangkutan malah kena buli ๐Ÿ˜Ž)

      Nah, jika bukan pegawainya,berarti....

      Delete
  8. Sy dan suami dah biasa nemuin modus seperti ini mb. Pertamanya nyadar pas msh tgl di jogja. Eh pindah ke semarang ternyata sama juga. Jadi mesti kmi selalu cermat dan bertanya harga sblm transaksi. Tapi biasany kmi memilih belanja di t4 lain gak di 2 minimarket yg menjamur. Oia baru ingat, kmrn sy kaget banget. Krn menemukan tikus saat belanja di alfamart di jln badak kel padean lamper-semarang. Ckckck

    ReplyDelete
  9. Waa....mereka juga lagi belanja bulanan sepertinya Mbak๐Ÿ˜„

    Nah itu dia Mbak, artinya memang sudah "tradisinya" para minimarket. Mau dimanapun tempatnya di negeri kita tercinta ini๐Ÿ˜“

    ReplyDelete
  10. Mungkin khilaf,,mungkin,, mungkin,, tapi gk taulah,, hehhee,, semoga hal" demikian menajdi perhatian bagi para minimarket,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin Khilafnya berjamaah bang..
      Smoga..smoga :D

      Delete
  11. Viralkan biar kapok

    ReplyDelete

Thank you for visiting. Feel free to leave your response. ๐Ÿ™๐Ÿ˜๐Ÿ˜„