7 Kebiasaan Penyebab Anyang-anyangan

6:33 am Pertiwi Soraya 6 Comments

Pernahkah kamu mengikat jempol kakimu dengan sehelai ijuk, benang atapun karet gelang ketika anyang-anyangan? Enggak perlu ngaku, senyum aja :).

Saya sendiri ketika kecil pernah beberapa kali anyang-anangan, tapi tak pernah mempraktikkan mengikat jempol kaki. Bahkan baru tahu ada mitos yang begini.

cara mengatasi anyang-anyangan
Smber: mewulandari.com
Karena penasaran, saya pun googling tentang mitos seputar anyang-anyangan. Dan hasilnya, selain mengikat jempol kaki, ada juga yang  bilang untuk mengoleskan balsam di seputar pusar untuk mengatasi anyang-anyangan. Ada yang berhasil sih katanya.

Kalau di masa kanak-kanak dulu, mitos yang saya tahu bukan cara mengobatinya, melainkan penyebab anyang-anyangan itu sendiri. Diantaranya karena sering lari-larian sambil main panas-panasan (kalau sekarang ya sudah pahamlah bahwa itu sebenarnya supaya anak-anak tidak terlalu lasak lari sana-sini di siang bolong), dan juga karena minum air panas (maksudnya minum air yang suhunya jauh lebih tinggi dari yang biasa diminum).

Waktu itu saya percaya-percaya saja sih, karena memang sering saya lakukan dan beberapa kali kerap terkena anyang-anyangan setelahnya. Namun benarkah demikian?  

Dalam dunia medis, penyakit anyang-anyangan tidaklah ada. Hasrat ingin buang air kecil berulang-ulang namun sedikit-sedikit, nyeri saat buang air kecil, buang air kecil di malam hari, dan untuk yang parah kadang disertai demam dan darah pada urin dengan bau menyengat, semua gejala yang kita kenal sebagai anyang-anyangan ini dalam dunia medis disebut sebagai Infeksi Saluran Kemih (ISK) atau Urinary Trict Infection (UTI)

Penyebab utama dari kasus Infeksi Saluran Kemih yang sering terjadi adalah karena infeksi Bakteri E. Coli, walaupun ada juga yang disebabkan oleh virus dan jamur.

Faktor penyebab anyang-anyangan

Ada 7 kebiasaan yang dapat memicu terjadinya anyang-anyangan:

1. Mudah berkeringat 

Tubuh yang berkeringat selepas olahraga ataupun aktifitas sehari-hari sering menyebabkan pakaian dalam menjadi lembab. Kelembaban ini membuat bakteri mudah berkembang. Nah, terlalu lama tidak berganti pakaian dalam ini lah yang dapat menyebabkan bakteri masuk ke saluran kemih dan menyebabkan infeksi. Makanya rajin-rajinlah buat ganti. Jangan tunggu sampai posisi matahari digantikan rembulan . 

2. Sering menahan atau menunda buang air kecil

Ternyata menahan hasrat untuk buang air kecil dapat melipatgandakan jumlah bakteri dalam saluran kemih sehingga menyebabkan infeksi. Makanya nikah. Lho? Iya dong, soalnya kan kalau pas tengah malam terbangun karena mau bang air kecil, ada yang ngawani. Jadi enggak perlu nahan-nahan pipis sampai subuh hanya karena takut ke kamar mandi sendirian. :D

3. Kebiasaan cebok yang salah

Cara membilas dari arah belakang ke depan sangat rentan menyebabkan bakteri E. Coli dari anus masuk ke alat kelamin. Jika bakteri mencapai saluran kemih, maka akan menyebabkan infeksi kandung kemih. Ya ampun, sampai cara cebok pun bisa jadi penyebabnya.

4. Sering mengonsmsi soda, alkohol dan kafein

Mengonsmsi jenis minuman ini dalam waktu yang cukup sering juga dapat menyebabkan Infeksi Saluran Kemih. Yang sering-sering minum kopi, sehat kabarnya?

5. Kurang minum air putih 

Minum air yang cukup, berguna untuk membantu tubuh dalam mengeliminasi bakteri dari salruan kencing. Sebaliknya, dehidrasi menyebabkan volme urine berkurang, sehingga jarang buang air. Hal ini menyebabkan bakteri berkumpul dan berkembang lebih lama di saluran kemih yang meningkatkan resiko infeksi. Maka rajin-rajinlah minum air putih. Jangan lupa sehari minimal 2 liter ya.

6. Kurang menjaga kebersihan setelah buang air 

Hal-hal remeh seperti tidak benar-benar mengeringkan sekitaran kelamin setelah cebok (atau masih zaman ya setelah buang air lalu tidak cebok???) sehingga membuat celana dalam menjadi lembab, juga dapat meningkatkan resiko infeksi yang menyebabkan anyang-anyangan. Ada baiknya untuk selalu menyiapkan tisu (basah) di tas untuk “keadaan darurat”. (Walau saya salah satu yang mencoba mengurangi penggunaan tisu, tapi untuk yang satu ini boleh la masuk dalam pengecualian keadaan daruat) 

7. Penggunaan produk pembersih kewanitaan

Banyak produk pembersih kewanitaan yang faktanya mengandung bahan kimia berbahaya ataupun wewangian yang dapat menyebabkan dan meningkatkan resiko infeksi. Pastikan produk yang akan digunakan benar-benar aman. Tanya teman, kenalan, tetangga, nenek (karena biasanya nenek selalu benar, kitanya saja yang merengkel), sampai ahlinya kalau ada. Teliti sebelum membeli, riset sebelum pakai. Atau kalau mau yang aman, ada banyak pilihan yang alami. Sirih misalnya. 

Nah itu tadi 7 kebiasaan yang dapat memicu dan menjadi penyebab anyang-anyangan.

Lalu, bagaimana cara mengatasinya?


Ada banyak cara untuk mengobati anyang-anyangan. Dari cara mitos, medis, sampai yang tradisional.

Cara mitos seperti yang saya sebutkan di atas tadi. Tapi saya pribadi tidak tahu apakah cara tersebut berhasil, berhubung belum pernah coba dan beberapa sumber tidak merekomendasikannya.

Bagi yang lebih tertarik dengan cara tradisional untuk mengobati anyang-anyangan, bisa mencoba cara yang saya lakukan, yaitu banyak-banyak dan sering-sering mengonsmsi air putih. Biasanya lebih dari 2 liter ketika anyang-anyangan. Melelahkan sih memang, tapi berhasil. Well, it works for me. :D

Cara lainnya yaitu dengan mengonsmsi jus buah Cranberry. Sesuai dengan namanya, Cranberry merupakan jenis buah berry. Dibanyak penelitian, dikatakan bahwa jenis buah berry mengandung antioksidan yang sangat tinggi sehingga sangat baik untuk kesehatan, seperti mencegah kanker. Kalau wanita biasanya pasti suka dengan hal-hal yang ada kata “kaya akan antioksidan” -nya, karena selain baik untuk kesehatan, juga baik untuk kulit, alias menimbulkan efek awet muda :D.

manfaat cranberry
Sumber: google

Nah, Cranberry sendiri mengandung vitamin C yang sangat tinggi, sehingga rasanya cukup asam. Kaya akan antioksidan, potasium, sodium, zinc, dan zat besi. Kandungan zat-zat tersebut merupakan zat yang meningkatkan sistem imun tubuh. 

Buah Cranberry sangat baik untuk kesehatan jantung dan ginjal, dan juga berkhasiat menurunkan tekanan darah tinggi. Selain itu, Cranberry terbukti memiliki efek anti-inflamasi atau anti peradangan.

Buah Cranberry ini ternyata telah digunakan sejak dulu untuk mencegah Infeksi Saluran Kemih. Tingkat antioksidan yang tinggi pada Cranberry yang disebut proanthocyanidins dapat membantu mengurangi adhesi bakteri tertentu ke saluran kemih, sehingga mengurangi terjadinya Infeksi Saluran Kemih.

Terkait mengonsumsi jus Cranberry sebagai solusi alami untuk anyang-anyangan, ada kabar buruk dan kabar baiknya.

Kabar buruknya, buah Cranberry yang segar tidak gampang didapat di pasaran. Jika pun ada, hanya di supermarket tertentu dan harganya pun lumayan mahal. Hal ini dikarenakan petani lokal belum ada bahkan sangat langka yang membudidayakannya.

Kabar baiknya, kini manfaat Cranberry sebagai solusi alami untuk anyang-anyangan bisa didapatkan dalam Prive-Uricran yang mengandung ekstrak buah Cranberry. Selain untuk solusi anyang-anyangan, ekstrak buahnya dikatakan juga memiliki manfaat yang sama dengan jus buahnya. Jadi tak perlu repot-repot keluar masuk supermarket untuk berburu buah Cranberry lagi ya kan. :D  

cara mengobati anyang-anyangan
Sumber: uricran.co.id

Alternatif lain, boleh juga dengan menanam pohon Cranberry di rumah. Jadi lebih ekonomis dan terjamin kualitasnya. BTW, ada yang mau berbagi bibitnya? :D

You Might Also Like

6 comments:

  1. Wah cebok oH cebok. πŸ˜‚. Kalo ngiket kaki apa gk darahnya berem ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cak cobak kyoπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚.

      Delete
  2. kalau ada bibitnya kasi tau ya kak? haha *maubisniscranberi *kaliajasukses

    ReplyDelete
    Replies
    1. Woppp...aseek...jadi mombloggerpreneur nihπŸ‘

      Delete
  3. Mungkin kurang banyak atau tidak ada yang membudidayakan cranberry karena iklim tropis itu tidak sesuai gitu yak, kalo bisa kan asyik. Awak dah pernah coba yg uricran serbuk, segaaar.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Atau kita perlupakai rumah kaca kali ya untuk nanemnyaπŸ˜πŸ˜…πŸ˜…

      Delete

Thank you for visiting. Feel free to leave your response. πŸ™πŸ˜πŸ˜„